Ruselli Hartawan

Home Ruselli Hartawan
Name : Ruselli Hartawan
Events : Single
Birthday : 27.12.1997
Height : 160 cm
Nationality : Indonesia
World Ranking : 65
National Ranking : 6


Achievement:

2014 Yonex-Sunrise Indonesian Masters (Runner-Up)
2014 The Indian Club Centenary Li-Ning Bahrain International Challenge (Runner-Up)

PUNYA PROSPEK CEMERLANG

Pemain muda ini digadang-gadang memiliki masa depan yang cemerlang. Dialah Ruselli Hartawan. Pemain kelahiran Jakarta, 27 Desember 1997 ini memiliki talenta untuk menajdi pemain besar.
Ketrampilannya dalam mengayun raket sangat menjanjikan. Taknik-teknik pukulannya juga solid. Kelebihannya itu dilengkapi dengan langkah kaki yang lincah untuk mengejar shuttlecock ke mana saja. Segala kelebihan di tengah lapangan itu masih ditambah dengan semangat juang yang demikian besar.

“Saya memang punya semangat juang yang demikian besar. Tak hanya ketika bertanding, saat latihan pun saya selalu bersemangat. Sebab, hanya dengan latihan penuh semnagat, kemampuan saya bisa meningkat pesat,” aku Ruselli.

Kalau pun ada yang kurang, hanya menyangkut power. Dengan postur tubuh yang kecil, Memey, sapaan akrab pemain asal klub Jaya Raya Jakarta ini memang terlihat kurang bertenaga. Namun, dengan latihan yang tekun dan disiplin, lambat tapi pasti segala kekurangannya itu bisa ditutupi.

Segala kehebatan Memey sudah lama tercium oleh para pelatih di Pelatnas PBSI di Cipayung. Dia dinilai sebagai salah satu pemain putri yang memiliki prospek cerah. Tak heran, pada awal tahun 2012 dia pun dipanggil masuk ke pusat pelatihan bulutangkis Indonesia tersebut.
Sebagai pemain yang masuk timnas, Memey pernah mempersembahkan medali perunggu Kejuaraan Asia Junior 2013. Dasar memiliki bakat besar, kendati sudah balik lagi ke klub Jaya Raya, dia kembali dipanggil memperkuat timnas ke Kejuaraan Asia Junior di Bangkok 2015. Hasilnya, Memey kembali mempersembahkan medali perunggu di nomor beregu campuran.

Pada tahun 2014, sebagai pemain junior, Memey membuat kejutan dnegan lolos ke babak final turnamen Indonesia Master Grand Prix Gold. Sayang, di laga pamungkas, pengidola Carolina Marin (Spanyol) ini harus mengakui keunggulan seniornya di Jaya Raya, Adriyanti Firdasari, 14-21, 14-21.

Pada tahun yang sama, Memey juga bernasib kurang beruntung. Dia lolos merebut tiket ke final turnamen Bahrain International Challenge. Sayang, di partai terakhir, dia tidak kuasa menghadapi P.C. Thulasi asal India, dan menyerah kalah lewat pertarungan tiga gim, 21-18, 21-23, 15-21.

Tidak ingin talenta Memey hilang begitu saja, Flypower pun bersedia untuk menjadi pendukung. Sebagai pemain muda yang memiliki bakat dan talenta besar, tidak salah kalau Flypower mengontrak pemain yang lolos ke perempat final Olympic Youth Games 2014 di Nanjing, China setelah dijegal Akane Yamaguchi (Jepang), lewat pertarungan tiga gim, 6-21, 21-18, 11-21.

“Dengan dikontrak Flypower, saya tentu makin bersemangat dan dihargai. Saya masih memiliki masa depan panjang. Kesempatan yang diberikan ini tentu tidak akan saya sia-siakan. Saya akan lebih disiplin, lebih semangat, dan tekun berlatih. Saya ingin membuktikan bahwa saya masih bisa berprestasi meskipun sekarang saya berlatih sebagai pemain profesional di luar Pelatnas Cipayung,” janji Memey.