Redy Perdana

Home Redy Perdana
redy-1
redy-500
Name : Redy Perdana
Events : Single
Birthday : 06.05.1996
Height : 169 cm
Nationality : Indonesia
World Ranking : 1355
National Ranking : 38


Achievement:

Flypower Single Badminton Open 2015 (Semi finalis)

DIPROYEKSIKAN SUKSES DI OLIMPIADE 2020

Namanya memang belum meroket, namun sosok Redy Perdana diramalkan bakal menjadi salah satu pemain masa depan Indonesia dengan prestasi cerah. Sebagai pemain muda, pebulutangkis kelahiran Padang, 6 Mei 1996 ini memiliki modal untuk menjadi pemain besar di masa datang.

Pemain besutan klub Sangkuriang Graha Sarana (SGS)-PLN Bandung ini memiliki syarat untuk dipoles menjadi pemain hebat. Dia punya teknik dan ketrampilan yang cukup memadai. Memang teknik dan ketrampilannya belum sempurna, namun kalau dibina dengan benar, Redy bakal menjadi pemain yang kelak bakal ditakuti lawan.

Dia punya semangat besar untuk menjadi pemain yang disegani di masa mendatang. Motivasinya juga membara dan tidak mau kalah untuk melawan siapa saja, termasuk pemain yang lebih diunggulkan dan lebih terkenal. Selain itu, dan ini yang tidak kalah penting, penampilan Redy sedikit “urakan”.

Karakter yang ingin tampil beda tersebut justru menjadi sisi positif yang harus dimanfaatkan untuk mendongkrak performanya di tengah lapangan. Seperti para juara, selalu saja ada sisi unik yang dimiliki setiap pemain. Redy pun termasuk pemain yang memiliki sisi-sisi unik yang sebenarnya bisa didongkrak untuk menjadi kekuatannya.

“Sebagai pemain, tentu saya tidak mau disamakan dengan pemain lain. Saya ingin tampil dengan karakter saya sendiri. Saya memiliki ketrampilan, teknik, dan semangat untuk bisa menjadi pemain top di masa mendatang,” ujar Redy yang akrab dipanggil Bolang ini.

Orang tidak melirik nama Redy ketika digelar ajang Junior Master di Pelatnas Bulutangkis, Cipayung, Jakarta Timur, akhir tahun lalu. Nyatanya, dia tampil menjadi yang terbaik dan sekaligus mengalahkan pemain-pemain lain yang lebih difavoritkan.

“Saya juga heran, mengapa saya bisa juara dalam Junior Master itu. Tetapi, sebenarnya sejak awal saya sudah bertekad untuk menjadi yang terbaik,” tutur Redy. .

Atas keberhasilan menjadi yang terbaik di Junior Master 2014, Redy pun memperoleh penghargaan. Bersama 15 pemain lain, dan tiga pelatih, Redy pun sempat dikirim ke Negeri Ginseng untuk mengikuti latihan bersama di Hanium Culture and Sport Centre Korea, Seoul, 1-7 Februari 2015.

Selain itu, sebagai pebulutangkis muda, prestasi yang diukir Redy juga tidaklah mengecewakan. Dia menjadi semifinalis kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional 2014 pada seri di Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Batam.
..
Redy juga terhenti di babak semifinal ajang khusus pemain tunggal putra-putri bertajuk Flypower Single Badminton Open Championship 2015 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, April 2015.

Kendati belum bersinar dengan menjuarai turnamen-turnamen penting, pemain yang sempat masuk Pusdiklat Telkom Jabar ini tetap memiliki talenta hebat dan sangat prospektif. Buktinya, bersama tujuh pemain muda lainnya, Redy ikut dipanggil masuk ke Pelatnas Cipayung tahun 2015 yang diproyeksikan untuk menghadapi Olimpiade Tokyo 2020.

Masuknya nama Redy tentu ditujukan sebagai bagian untuk regenerasi PBSI, sekaligus memutus jurang perbedaan dengan pemain lapis atasnya yang begitu lebar. Dengan dipanggilnya nama Bolang masuk dalam proyek Olimpiade 2020, itu sudah merupakan isyarat bahwa dia memang memiliki bakat dan talenta besar untuk dibina menjadi kampiun di masa mendatang.

redyperdana-banner